Home Opini Obat Corona Bermunculan, Penanganan Covid Kian Dipertanyakan?

Obat Corona Bermunculan, Penanganan Covid Kian Dipertanyakan?

SHARE
Gambar ilustrasi

Oleh: Siti Nurul Hidayah, S.Si, Pemerhati Masyarakat

Masa pandemi covid 19 yang dirasakan begitu lama oleh masyarakat belum menunjukkan tanda penurunan dari angka yang terkonfirmasi covid 19. Segala aktivitas di masyarakat telah sempat dihentikan saat kemunculan virus ini di Indonesia. Mulai dari aktivitas sekolahan sampai aktivitas perkantoran. Juga termasuk aktivitas pada sektor ekonomi sempat terhenti meskipun tidak bersamaan.

Bahkan juga akibat virus ini pun, banyak puskesmas di beberapa daerah sempat tutup karena ditemukan banyak dari tenaga kesehatannya (nakes) yang terkonfirmasi positif covid. Namun belum menurun angka kasus korban covid di negeri ini sudah muncul kebijakan new normal demi pertimbangan ekonomi. Maka perjalanan kebijakan penanganan covid di negeri ini makin dipertanyakan.

Munculnya berbagai klaim penemuan obat corona
Disamping itu saat masa pandemi ini masih berlangsung, berbagai informasi beredar tentang obat juga ramuan yang diyakini bisa sebagai upaya pencegahan bahkan penyembuhan dari covid 19.
Seperti yang viral terjadi baru-baru ini pemberitaan tentang seseorang yang mengaku sebagai profesor saat berdialog dalam konten youtube seorang publik figur dikabarkan telah menemukan obat corona. Dari penjelasannya, obat tersebut telah menyembuhkan banyak pasien yang terpapar covid 19.

Dari pengakuannya obat herbal yang ditemukannya telah banyak digunakan pada pasien yang dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri. Dan setelah mengkonsumsi obat tersebut imunitasnya menjadi kuat dan anti bodinya menjadi bagus. Namun tak berapa lama setelah video ini beredar, ternyata konten ini menjadi bermasalah. Karena isi video tersebut dianggap mengandung hoax.

Munculnya berbagai temuan yang diyakini bisa menjadi altetnatif penyembuhan dari virus corona ini memang kerap terjadi. Mulai dari obat-obat herbal ramuan jamu rempah-rempah yang ada di sekitar hingga benda-benda seperti kalung, gelang anti corona yang diburu masyarakat selagi obat penyembuh covid ini belum ditemukan.

Penanganan Covid Oleh Pemerintah
Namun di saat belum ditemukan obat yang secara langsung dapat menyembuhkan corona, kian hari pandangan masyarakat kian abai bahkan meremehkan bahaya dari virus ini. Berbagai himbauan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, tidak berkerumun, dan lain tidak begitu diindahkan di masyarakat. Realita ini banyak terjadi di pasar-pasar, angkutan umum dan dalam rutinitas masyarakat lainnya.

Baca Juga:  Pariwisata, Menyelamatkan Ekonomi Warga Desa Tlangoh Di Masa Pandemi.

Hal ini sesungguhnya bisa disebabkan karena pemerintah belum mampu meyakinkan masyarakat tentang bahaya virus ini. Apalagi dengan kemunculan berbagai temuan obat corona tersebut karena masyarakat merasa tidak bisa menunggu lama dari pemerintah untuk menemukan obat atas virus tersebut.

Sehingga meskipun klaim obat corona dari Hadi Pranoto yang mengaku sebagai profesor ahli mikro biologi tersebut ada kecaman dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) hingga Satgas Covid, namun masih ada ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam penanganan wabah covid 19 ini.
Hal ini tentu miris, padahal kepercayaan masyarakat pada pemerintah ini termasuk salah satu modal utama untuk mengatasi negeri ini dapat terbebas dari covid 19. Dengan begitu masyarakat akan taat hukum yang diberlakukan terkait dengan penanganan covid.

Tapi jika dari penanganan pemerintah terhadap wabah covid ini menuai lemahnya kepercayaan masyarakat, bagaimana dengan penanganan terhadap masalah-masalah yang lain seperti ekonomi, pendidikan dan sebagainya.
Untuk itu hendaknya pemerintah segera pulihkan kepercayaan masyarakat dengan selalu sigap dan mengutamakan keselamatan jiwa dalam penanganan wabah pandemi ini.

Sebagaimana contoh sosok teladan Kholifah Umar di masa pemerintahannya. Beliau selalu mengutamakan kepentingan rakyatnya daripada dirinya. Kepribadiannya yang tinggi disertai menerapkan aturan dari Sang Ilahi menjadikan kepemimpinannya selalu didasari atas keimanan dan ketaatan dalam menjalankan tanggung jawabnya mengurusi rakyatnya.

Saat terjadi wabah kala itu di wilayah Syam yang menjadi wilayah kekuasaannya. Kebijakan kholifah umar berpanduan pada sabda Baginda Rasulullah.
Sebagaimana sabda Rasulullah “Apabila kalian mendengar wabah tha’un melanda suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Adapun apabila penyakit itu melanda suatu negeri sedang kalian-kalian di dalamnya, maka janganlah kalian lari keluar dari negeri itu.” (Muttafaqun ‘alaihi, HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga:  Polwan Cantik Ini Nyanyi Lagu Madura, Ajak Warga Patuhi Aturan Pemerintah Lawan Corona

Maka kebijakan beliau untuk menahan dirinya dan warganya datang ke wilayah wabah diikuti dan ditaati oleh seluruh warganya. Dan akhirnya wabah yang terjadi di wilayah syam mereda setelah dianalisa penyebab munculnya dan dilakukan isolasi pada warga yang menjadi wilayah wabah.

Terhadap warga yang dilakukan isolasi wilayahnya, Umar tidak tinggal.diam. Beliau memberikan supply ketersediaan kebutuhan warga di wilayah isolasi.
Sehingga meskipun mereka terisolasi tidak bisa bekerja tetap mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarga. Tentu hal ini akan menjadi pertanyaan di masa saat ini. Darimana anggaran ini bisa didapatkan?

Dalam kepemimpinan Islam kejadian bencana atau musibah akan dibiayai kas negara yang ada di Baitul Mal. Karena alokasi pengeluaran Baitul Mal diperuntukkan untuk kesejahteraan rakyat. Itulah kemuliaan dalam Islam. Keselamatan jiwa manusia menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan. Dengan demikian penanganan wabah berjalan efektif.

Maka selayaknya pemerintah bisa melakukan langkah-langkah strategis dalam menghadapi masa pandemi covid 19 yang belum kunjung berakhir ini.
Seharusnya sejak awal bisa dilakukan upaya isolasi wilayah secara konsisten untuk menghentikan penularan virus dengan disertai jaminan kebutuhan bagi warga yang ada di wilayah ditemukannya wabah di negeri ini.

Kemudian dengan segenap usaha bersama pemerintah dengan para ahli dan membuka peluang kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang memiliki kemampuan, berkolaborasi untuk menemukan obat yang bisa menyembuhkan para korban yang terpapar virus ini.

Sehingga setiap kreatifitas masyarakat dalam penemuan obat corona bisa diujikan kelayakannya demi menuntaskan penanganan wabah dengan segera. Dengan begitu masyarakat percaya bahwa pemerintah telah serius melakukan upaya penanganan wabah covid 19 ini. (*)

#Isi dalam artikel ini adalah tanggung jawab penulis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here