Home Hukum dan Kriminal Pria Ini Dihajar Masa Setelah Ketahuan Gondol Motor

Pria Ini Dihajar Masa Setelah Ketahuan Gondol Motor

SHARE
Tersangka maling motor usai dimasa warga. (Foto: pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Surabaya – Akibat melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di jalan Tanah Merah Utara V No. 68, Surabaya seorang pria bernama Suwandi nyaris tewas dimasa warga. Pada hari Sabtu, 11 Januari 2020 sekitar pukul 12.00 WIB.

Pria (25) th asal Jalan Tambak Wedi Lama Gg. Masjid Surabaya berhasil diselamatkan dari amukan masa oleh anggota Reskrim Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.


Korban saat itu diketahui bernama Moch. Machmud, umur 48 tahun, PNS, Warga Tanah Merah Utara 5/68 Surabaya.

Kapolsek Kenjeran, Kompol H. Cipto melalui Kanit Reskrim AKP Evan Andias Mengatakan dalam penangkapan, sebelumnya anggota Reskrim mendapatkan informasi dari warga setempat bahwa ada kejadian pencurian di jalan Tanah Merah Surabaya.

Baca Juga:  Polisi Sampang Dibacok Maling Saat ingin Diamankan

“Begitu ditindaklanjuti di lokasi, ternyata benar bahwa saat itu pelaku sudah dihakimi warga. Petugas saat itu sedang melaksanakan kring serse disekitar tempat kejadian (TKP). Pelaku akhirnya dapat diamankan dari amukan masa,” ungkap Evan, Selasa (14/01/2020).

Korban saat itu sedang memarkirkan sepeda motornya di dalam rumah dengan kunci masih dalam keadaan menempel. Hal itu menjadi sasaran empuk bagi pelaku sehingga diambil pelaku.

“Namun nahas, pelaku ini kepergok oleh korban dan diteriaki maling. Korban bersama warga lalu mengejar pelaku hingga berhasil menangkap dan sempat menghujani dengan pukulan kepada pelaku,” jelas mantan Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan ini.

Baca Juga:  Parah! Pemuda di Madura ini Gelapkan Motor Untuk Modal Dugem

Selain mengamakan pelaku, Polisi juga menyita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Vega ZR, warna merah, No.Pol. L-4450-KV. Selanjutnya tersangka berikut barang bukti dibawa ke Mako Polsek Kenjeran untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Setelah tertangkap dan diinterogasi, tersangka ini mengaku bahwa aksi pencurian itu dilakukan hanya sekali ini.

“Tersangka ini juga mengaku mencuri karena terpaksa dan butuh uang untuk dikirimkan kepada orang tuanya di Palembang,” akunya Suwandi.

Atas perbuatannya tersangka kini akan mendekam dalam penjara Polsek Kenjeran dan akan ia akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan kekerasan yang macamnya 7 tahun penjara. (Pen/id)





LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here