Home Hiburan Sebelum Ditangkap Polisi karena Narkoba,Lucinta Luna Buat Status Seperti Ini

Sebelum Ditangkap Polisi karena Narkoba,Lucinta Luna Buat Status Seperti Ini

SHARE

POJOKSURAMADU.COM – Sebelum ditangkap polisi pada Selasa (11/2) dalam kasus penyalahgunaan narkotika, artis kontroversi Lucinta Luna memposting status di akun Instagramnya.

Postingan itu berupa “Hot News ASLI ATAU PALSU” dengan Gak cuma hanya PRESTASI, Ratuuu bisa menyanyi, melawak, ber akting. Dan kini menjadi pembawa berita.

Tunggu saja netizen, aku akan mengungkap semua yang selama ini kalian nantikan. Nyinyiran kalian  akan aku  jadikan acuan untuk memperbaiki diri!”

Sedang tayang hari ini! Hanya spesial di you tube Lucinta Luna. Subscribe, like, comment, turn on notifafication. Klik kalian gratisss akan membawa semangat baru untuk ratu💋💋💋”

Baca Juga:  Palenggien Cafe, Tempat Nongkrong Unik Kental Dengan Budaya Madura

Banyak nitizen yang merespon postingan LUCINTA LUNA, rata rata respon nitizen memberikan dukungan kepada artis kontroversi itu, salah satunya dari pemilik akun instagram pangestuputraaaSemngat bro, laki laki harus strong.

Lucinta yang selama ini mengaku lahir sebagai perempuan terus menjadi bullyan publik karena status kelaminnya. Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru menyatakan ada perbedaan KTP dan paspor yang dimiliki Lucinta Luna.

“Di dalam KTP tertera LL perempuan, tapi paspornya laki-laki, tetapi kita harus lihat dasarnya dan menurut keterangan pengacara sudah ada putusan pengadilan hari ini masih menunggu berkas dari pengacara,” kata dia, dilansir dari Kompas.com.

Baca Juga:  Ikut Gerak Jalan, Grab Bangkalan Semarakkan HUT RI ke 74

Sedangkan menurut Manager Lucinta Luna,Joana, jenis kelamin perempuan sudah tercatat dalam paspor terbaru Lucinta yang baru diterbitkan 3 Februari 2020. Paspor Terbaru tersebut, menunjukan si pemilik paspor berjenis kelamin perempuan bernamaa Ayluna Putri, berlaku sampai 3 Februari 2025.

Lucinta ditahan di sel khusus yang berada di blok tahanan perempuan di Rutan Polda Metro Jaya. Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Imam menuturkan, kebijakan itu diambil untuk kenyamanan tersangka dan mencegah perundungan (bullying). (red)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here