Home Daerah Wabah Covid-19, Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Wabah Covid-19, Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

SHARE
Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat Menggelar konfrensi pers (Foto:Pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Pamekasan-Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menghimbau masyarakat dan instansi di Pamekasan untuk meningkatkan kewaspadaan akaibat berkembangnya wabah virus corona (COVID-19), Senin, (16/3/2020).

Hal tersebut dilakukan Bupati dengan mengeluarkan surat edaran bernomor: 443.32/122/432.302/2020, tertanggal 16 Maret 2020, tentang peningkatan kewaspadaan instansi dan masyarakat terhadap virus corona (COVID-19).

“Surat edaran ini kami sampaikan sebagai tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat tentang penanganan dan pencegahan virus corona,” kata Baddrut Tamam dalam jumpa pers di Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan.

Dalam surat tersebut, terdapat sembilan poin yang disampaikan Bupati Pamekasan, yakni; Pertama, Pemkab Pamekasan akan membentuk Satuan Tugas Pencegahan COVID-19 yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI dan Polri yang akan melaksanakan kegiatan pencegahan penyebaran COVID-19.
“Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat strategis,” katanya.

Kedua, Rumah Sakit Umum Daerah diminta agar melakukan surveilans/pengawasan ketat terhadap kunjungan pasien dengan gejala demam, batuk, dan sesak nafas, apalagi didukung adanya riwayat bepergian dari daerah atau negara terjangkit.

Ketiga, Bupati meminta agar Dinas Kesehatan mengkoordinasikan setiap penanganan COVID-19, dan melaporkan kejadian secara berkala dan laporan mendadak sewaktu-waktu kepada Bupati Pamekasan.

Baca Juga:  Tingkatkan Kemampuan, Kapolsek dan Kasat se-Jatim Ikuti Pelatihan

“Keempat, kami meminta agar Dinkes, RSUD dan Puskesmas yang ada di Pamekasan ini agar memastikan ketersediaan sarana dan prasarana serta tindak lanjutnya dalam menghadapi COVID-19,” kata bupati.

Adapun yang kelima, Bupati Pamekasan meminta agar Dinas Pendidikan menindak lanjuti surat edaran tersebut, untuk mengatur kegiatan belajar mandiri yang dilaksanakan di rumah peserta didik masing-masing pada satuan dan jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, dan SMP atau yang sederajat, baik negeri maupun swasta terhitung mulai tanggal 18 Maret hingga 1 April 2020.

“Jadi khusus penghentian kegiatan di ruang kelas kita mulai tanggal 18 Maret, karena hari ini, edaran tersebut baru disampaikan ke sekolah-sekolah yang ada di Pamekasan,” jelas Baddrud.

Keenam, Bupati meminta agar camat, lurah dan kepala desa menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terahadap COVID-19.

“Kemudian yang ketujuh, Kepala pimpinan pondok pesantren, ormas Islam dan kelompok keagamaan lainnya kita minta agar menggerakkan dan menyerukan masyarakat agar menjaga pola hidup sehat,” kata bupati.

Baca Juga:  DPRD Apresiasi 3 Tahun Kepemimpinan Bupati Pamekasan

Sementara pada poin delapan, Baddrut Tamam meminta agar pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan kantor Pelayanan Publik untuk menyiapkan tempat cuci tangan dengan air yang mengalir dari kran dan sabun serta hand sanitizer di beberapa lokasi strategis.

Terakhir, pada poin kesembilan, semua pihak diminta agar meminimalisir kegiatan yang melibatkan pengumpulan massa dan meningkatkan prilaku hidup bersih sehat (PHBS), yaitu cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir, alat pembersih sekali pakai di ruang publik, seperti tempat bermain, taman, ruang tunggu dan lainnya.

Sementara itu Bupati menambahkan, bahwa salah satu upaya untuk mencegah virus corona yakni dengan mengatur pola hidup sehat, termasuk dengan mengkonsumsi makanan sehat.

“Pilihan hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang sehat bisa kita lakukan untuk mencegah dari infeksi Virus Corona ini.” jelas Baddrud Tamam. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here