Home Daerah Zero Covid-19, PT. Adiluhung Saranasegera Terapkan Industri Tangguh Semeru

Zero Covid-19, PT. Adiluhung Saranasegera Terapkan Industri Tangguh Semeru

SHARE
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah bersama Direktur PT. Adiluhung saat meresmikan Industri Tangguh, (Foto:Pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Setelah melakukan launching Ponpes Tangguh dan Mall Tangguh, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangkalan, Madura, Jawa Timur menerapkan Industri Tangguh di PT. Adiluhung Saranasegera.

Penerapan Industri Tangguh Covid-19 di Perusahaan Galangan Kapal milik BUMN tersebut sebagai langkah kongkrit Tim Gugas sebagai antisipasi penularan virus Corona di lingkungan Industri seperti PT. Adiluhung.

Kapolres Bangkalan, AKBP. Rama Samtama Putra mengutarakan, penerapan Industri Tangguh tersebut untuk menekan angka penularan korban covid-19 terutama di tempat keramaian seperti di lingkungan Industri.

“Konsep tangguh ini sudah terbukti banyak menekan angka penularan, karena di dalamnya sudah ada beberapa divisi yang menjadi elemen yang terlibat dalam penanganan covid-19,” kata Rama, Kamis (11/6/2020).

Baca Juga:  Selama Setahun Dinsos Bangkalan Gelontorkan 11,2 Miliar Untuk Bansos

Menurut Rama, penularan covid-19 di Bangkalan telah berubah menjadi transmisi lokal. Jumlah pasien yang terus meningkat merupakan transmisi lokal. Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan pemantauan dan memperketat pengawasan.

“Ini sebagai wujud penerapan disiplin ya, karena new normal itu ada klasifikasinya, makanya penerapan Ponpes Tangguh, Mall Tangguh dan Industri Tangguh, ini dalam rangka mendisiplinkan warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT. Adiluhung Saranasegera, Anita Puji Utami, mengungkapkan, pihaknya dari awal telah melakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Hingga saat ini tidak ditemukan karyawan PT. Adiluhung terjangkit covid-19.

Baca Juga:  Operasi Zebra Semeru, Polres Bangkalan Fokus Pelanggar Pengendara dan Prokes

“Alhamdulillah sampai saat ini di kita zero covid-19 ya, karena dari awal disini pekerja juga berinteraksi dengan keluarganya, maka kita perketat juga dengan sistem pencegahan melalui aplikasi kepada seluruh karyawan,” jelas dia.

Manejemen perusahaan juga meminta kepada keluarga karyawan untuk melakukan pemantauan. Secara berkala karyawan membuat laporan tentang data data keluarga kepada perusahaan sebagai upaya pencegahan.

“Alhamdulillah sangat efektif dan sistem itu kita lakukan kepada keluarganya, ditelpon, kepada mitra kerja juga kita melakukan pengecekan secara detail dari mana, mau kesini juga harus bawa surat kesehatan,” pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here