Pojoksuramadu.com, Sumenep – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan platform pembelajaran digital bagi guru MI Al-Hasyimiyah Desa Sumbernangka pada Kamis (16/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula MI Al-Hasyimiyah Sumbernangka, Desa Sumbernangka, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, ini merupakan salah satu program kerja KKN-T dalam mendukung peningkatan kompetensi digital guru guna mewujudkan pembelajaran yang inovatif.
Pelatihan diikuti oleh 15 guru MI Al-Hasyimiyah Sumbernangka. Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa KKN-T PGSD UTM sebagai pemateri dengan pendampingan dua dosen pembimbing. Melalui pelatihan tersebut, para guru memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai pemanfaatan teknologi AI serta berbagai platform pembelajaran digital yang dapat mendukung proses pembelajaran dan mempermudah pelaksanaan administrasi guru. Materi pelatihan meliputi pengenalan dan praktik penggunaan sejumlah platform digital, antara lain ChatGPT, Educaplay, Canva AI, Sketchfab, dan Creative Edukatif. Setiap platform diperkenalkan beserta fungsi dan cara penggunaannya dalam mendukung kegiatan pembelajaran. Selain itu, pemateri juga menjelaskan pemanfaatan teknologi AI dapat untuk membantu guru menyusun perangkat pembelajaran, membuat media pembelajaran yang menarik, serta meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.
Pelatihan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan praktik secara langsung. Dengan pendampingan mahasiswa KKN-T, para guru mencoba mengoperasikan setiap platform yang diperkenalkan, mulai dari membuat media pembelajaran berbasis AI, menyusun evaluasi pembelajaran interaktif, hingga memanfaatkan AI sebagai asisten dalam penyusunan perangkat pembelajaran. Pendekatan praktik langsung tersebut bertujuan agar peserta lebih mudah memahami sekaligus mampu mengaplikasikan teknologi yang telah diperkenalkan.
Selama kegiatan berlangsung, para guru menunjukkan antusiasme yang tinggi. Guru-guru aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi dengan pemateri, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan AI dalam pembelajaran. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, tertib, dan kondusif sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN-T PGSD UTM melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap implementasi hasil pelatihan di lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil monitoring, beberapa guru telah mulai menerapkan platform pembelajaran digital yang diperkenalkan dalam proses belajar mengajar. Selain itu, guru juga memanfaatkan teknologi AI untuk membantu menyusun modul ajar, perangkat pembelajaran, dan berbagai kebutuhan administrasi pembelajaran lainnya. Salah seorang guru MI Al-Hasyimiyah Sumbernangka mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut memberikan manfaat yang nyata bagi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan.”Pelatihan dan pengenalan AI ini sangat bermanfaat dan dapat membantu guru dalam menyusun perangkat pembelajaran maupun kegiatan mengajar”. Saya berharap tahun depan Universitas Trunodjoyo Madura dapat kembali mengadakan kegiatan seperti ini.”
Pernyataan tersebut mencerminkan apresiasi peserta terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN-T PGSD UTM. Pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga mendorong guru untuk lebih percaya diri dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T PGSD Universitas Trunodjoyo Madura berharap guru-guru MI Al-Hasyimiyah Sumbernangka dapat terus mengembangkan kompetensi digital serta memanfaatkan AI dan berbagai platform pembelajaran secara bijaksana, kreatif, dan efektif. Dengan demikian, pembelajaran di lingkungan MI Al-Haasyimiyah diharapkan semakin inovatif, interaktif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan pada era digital.


