Home Pendidikan Awal Maret 2020, 600 Buku Baru Akan Mengisi Rak Perpustakaan Bangkalan

Awal Maret 2020, 600 Buku Baru Akan Mengisi Rak Perpustakaan Bangkalan

SHARE
Kepala Bidang pengeloloaan Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan DPK Bangkalan Latifah memberi keterangan diruang kerjanya (Foto:Pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bangkalan, Madura, Jawa Timur menjadi sarana untuk membaca dan meminjam buku. Selain itu Perpusda juga merupakan gudang ilmunya Kabupaten.

Kepala Bidang pengeloloaan Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan (DPK) Bangkalan Latifah Menerangkan, untuk menghidupkan dan memperkaya bahan bacaan di Perpusda, pihaknya telah mengajukan pengadaan buku sebanyak 600 eksemplar. “Tahun ini kami dapat anggaran Rp 100 juta, insyaallah awal Maret bukunya sudah ready,” terangnya.

Menurut Latifah, anggaran tahun ini dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan APBD tahun 2019 lalu. “Tahun kemarin Rp 50 juta, jadi hanya dapat 400 Eksemplar buku,” katanya.

Baca Juga:  Dies Natalis ke 18, UTM Komitmen Kembangkan Pertanian Hingga Sertifikasi Garam

Selain itu ia menambahkan, Untuk mengantisipasi kehilangan buku, pihaknya mengharuskan pembuatan Kartu Anggota (KTA) Bagi setiap pengunjung yang ingin meminjam buku di Perpusda tersebut, baik penduduk Bangkalan, pelajar atau Mahasiswa. “Selain punya KTA juga harus meninggallan KTP, buat KTA nya di perpus, gratis,” imbuhnya.

Menurutnya, syarat tersebut berlaku untuk setiap orang yang ingin meminjam buku. ”Kalau tidak punya KTAtidak bisa pinjam, cukup baca ditempat,” ujarnya

Baca Juga:  SMPN 2 Konang Sekolah Terpencil Dengan Semangat Belajar Tinggi

Ia mengungkapkan, pihaknya menerapkan aturan tersebut untuk mengantisipasi kehilangan buku di Perpusda. aturan meninggalkan KTP dan harus memiliki kartu keanggotaan KTA tersbut Diharapkan dapat menjamin keamanan buku-buku di Perpusda.

”Alhamdulillah, hingga kini peminjam tertib mengembalikan buku, tahun ini rencananya kami juga akan menerapkan sistem komputerisasi untuk mempermudah pengunjung dalam mengakses buku-buku yang diinginkan,” pungkasnya. (zai/ah)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here