Home Advertorial Bupati Bangkalan Gratiskan Rapid Test Antigen Untuk Santri yang Kembali ke Pondok

Bupati Bangkalan Gratiskan Rapid Test Antigen Untuk Santri yang Kembali ke Pondok

SHARE
Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron saat diwawancarai awak media, Foto:Istimewa

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur menggratiskan biaya rapid test antigen untuk para santri yang hendak kembali ke pondok pesantren.

Sebanyak 22 Puskesmas di Kabupaten Bangkalan disiapkan untuk santri yang ingin melakukan rapid tes antigen gratis. Syaratnya mudah, santri hanya menunjukkan kartu tanda santri kepada petugas.

Bupati Bangkalan R Abd Latief Amin Imron menyatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dan beberapa ketua alumni pondok pesantren.

“Santri mondok dimanapun (bisa rapit gratis) Inikan ada beberapa pondok pesantren yang menginginkan santrinya itu kembali dengan surat kesehatan hasil rapit antigen,” terang dia, Kamis (19/5/2021).

Baca Juga:  Operasi Yustisi Depan Mapolres Bangkalan, 11 Pelanggar Prokes Terjaring

Menurutnya, program rapid tes antigen gratis itu untuk membantu wali santri meringankan beban biaya rapid ditengah himpitan ekonomi yang diakibatkan pandemi covid-19. Sebab menurutnya, rapid test menjadi syarat bagi beberapa pondok pesantren untuk memastikan santrinya bebas covid-19.

“Alhamdulillah bantuan dari pemerintah provinsi juga, kami berterimakasih kepada Ibu Gubernur yang telah menfasilitasi usulan kami, saya menghimbau kepada wali santri rapit tes gratis, tanpa dipungut biaya,” ucapannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan Sudiyo menambahkan, tes antigen gratis tidak hanya diberikan kepada santri, namun semua jenjang pendidikan sampai tingkat SLTA di Bangkalan akan mendapatkan fasilitas gratis dari Pemkab.

Baca Juga:  Lantik Perbakin, Bupati Bangkalan Optimis Cetak Atlet Handal

“Ini (rapid test antigen gratis) bukan hanya untuk santri ya,tapi untuk seluruh terkait pendidikan, jadi sesuai dengan permintaan dan kebutuhan kita kita tidak akan tolak,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, kata Yoyok Dinas Kesehatan dan semua Puskesmas di Bangkalan telah menyediakan rapid test antigen bagi santri dan siswa. “Identitasnya yang kita butuhkan (Bawa identitas ke Puskesmas),”pungkasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here