Home Daerah Di Sumenep, Covid-19 Bikin 602 Perempuan Jadi Janda

Di Sumenep, Covid-19 Bikin 602 Perempuan Jadi Janda

SHARE
Kantor Pengadilan Agama (PA) Sumenep (Foto: pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Sumenep – 602 perempuan menjanda selama musim pagebluk. Baik kasus gugat cerai atau cerai gugat.

Panitera Muda Hukum PA Sumenep Arifin mengungkapkan, kasus perceraian selama pandemi Covid-19 mencapai 709 perkara. “Yang menjadi faktor utama adalah ekonomi. Saat ini masyarakat mengalami penurunan penghasilan bahkan menganggur,” katanya Minggu (14/6).

Baca Juga:  Pandemi Corona, BPBD Sumenep Sebut APD dan Rapid Tes Minim

Grafik perceraian di Kabupaten Sumenep meningkat setiap tahun. Pemerintah sudah melakukan langkah-langkah dan imbauan untuk mengurangi angka perceraian tersebut.

“Salah satunya masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pernikahan dini,” terangnya.

Menurut Arifin, kasus perceraian lebih dominan gugat cerai dari pada cerai gugat. “Jadi lebih banyak istri yang menggugat suami,” pungkasnya. (Ulum/kiy)

Baca Juga:  Sensus Online Penduduk Lamban, BPS Sumenep Sebut Terkendala SDM dan Kualitas Jaringan Internet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here