Pojoksuramadu.com – Kapala Pitu, 23 Juli 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 116 melaksanakan program kerja bertajuk “Sosialisasi Pengelolaan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk Mewujudkan Lingkungan yang Bersih dan Berkelanjutan” di SMP Negeri 2 Kapala Pitu, Lembang PoloPadang, Kecamatan Kapala Pitu, Kabupaten Toraja Utara.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa-siswi SMP mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dini. Melalui pemaparan yang interaktif, mahasiswa KKN menjelaskan konsep 3R kepada para siswa, yaitu Reduce atau upaya mengurangi timbulan sampah sejak awal seperti membawa kantong belanja sendiri, Reuse atau menggunakan kembali barang yang masih layak pakai, dan Recycle atau mengolah sampah menjadi barang baru yang bernilai guna.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN juga memaparkan alasan pentingnya penerapan 3R, di antaranya untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, menekan pencemaran lingkungan dan tanah, membuka peluang ekonomi kreatif dari sampah, serta menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan.
Sebagai bentuk penerapan langsung dari materi 3R, para siswa diperkenalkan pada teknik pemilahan sampah berdasarkan jenisnya seperti plastik, kertas/kardus, kaca/kaleng, dan kain perca, beserta contoh potensi kerajinan tangan yang dapat dihasilkan dari masing-masing jenis sampah tersebut. Mahasiswa KKN turut memaparkan tahapan pembuatan kerajinan dari sampah, mulai dari mengumpulkan dan memilah sampah, mencuci dan mengeringkannya, membentuk sesuai desain, merangkai menjadi satu karya, hingga memberi sentuhan akhir agar tampilannya lebih menarik.
Beberapa contoh kerajinan yang diperkenalkan antara lain botol plastik yang diubah menjadi pot bunga gantung, kardus bekas menjadi kotak penyimpanan atau rak mini, sedotan plastik menjadi bunga hias atau tirai, kain perca menjadi keset atau boneka, serta kaleng bekas menjadi tempat pensil atau lampu hias.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa tampak aktif menyimak materi, bertanya, dan berdiskusi mengenai ide-ide kreatif pengolahan sampah di lingkungan sekolah maupun rumah masing-masing. Suasana semakin hangat dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui program ini, Mahasiswa KKN 116 berharap dapat menanamkan budaya peduli sampah kepada generasi muda sejak dini. Dengan menerapkan prinsip 3R, lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat, keterampilan serta kreativitas warga semakin bertambah, kerajinan yang dihasilkan berpotensi menambah nilai ekonomi, dan rasa gotong royong dalam menjaga lingkungan pun semakin tumbuh.
“Sampah bukan akhir, tetapi awal dari sebuah karya — kelola dengan bijak, ciptakan manfaat.”


