Home Daerah Said Abdullah Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Pamekasan

Said Abdullah Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Pamekasan

SHARE
M. Said Abdullah saat melakukan sosialisasi 4 pilar kebangsaan, Foto:Istimewa

POJOKSURAMADU.COM, Pamekasan – Anggota DPR RI Fraksi PDIP dari Dapil XI Jawa Timur, MH Said Abdullah, menggelar sosialisasi empat pilar MPR RI di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (24/11).

Tampak hadir dalam kegiatan tesebut, Pegiat Pendidikan KH Kholiq Fandi, pemuka agama, KH. Mahfud Sirojuddin dan Dewan Pakar Said Abdullah Institute (SAI) Nadi Mulyadi, selaku pemateri, serta 150 tokoh pemuda, nelayan tani dan tenaga pendidik setempat sebagai peserta.

Ada empat pembahasan dalam sosialisasi tersebut, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Baca Juga:  Mahasiswa UMM Ciptakan Apotek Hidup, Isinya Tanaman Berkhasiat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

KH Kholiq Fandi mengatakan, sosialisasi empat pilar merupakan sesuatu yang sangat essential dalam rangka memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya bagi nelayan, petani dan tenaga pendidik yang bersentuhan langsung dan mengetahui kondisi riil sosial masyarakat.

“Perlu adanya kesadaran bahwa untuk memupuk sekaligus merawat kebhinekaan untuk mencintai NKRI,” terangnya.

Pemateri lainnya, Nadi Mulyadi mengatakan, di era kekinian kompleksitas kehidupan memang sangat memeras pikiran, tenaga dan juga biaya. Tantangan yang dihadapi masyarakat saat tidak lagi satu arah. Sehingga media sosial harus segera diimbangi dengan berbagai pendidikan karakter.

Baca Juga:  Pesan Wakapolres Bangkalan dalam Acara Launching AJB

“Saya berharap kita semua mampu memanfaatkan medsos dengan upaya memerangi berita HOAX, ujaran kebencian dan perilaku yang mengarahkan kepada budaya intoleransi,” tegas Nadi.

Terakhir, pria yang juga sebagai Sekretaris DPC PDIP Pamekasan ini meminta agar Pancasila tidak hanya dipahami sekedar sila-silanya saja, melainkan bisa memahami makna dari sisi sejarahnya. Para peserta sosialisasi, khususnya tenaga pendidik yang menjadi kunci penggerak informasi yang digugu dan ditiru,

“Sehingga dalam penyampaian empat pilar kebangsaan harus mampu dibangun secara struktural untuk membangun sikap dan mental anak-anak,” pungkas Nadi (hasibudin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here