Home Daerah Setelah Balai Diklat, Pemkab Bangkalan Juga Persiapkan Gedung BLK Untuk Ruang Isolasi

Setelah Balai Diklat, Pemkab Bangkalan Juga Persiapkan Gedung BLK Untuk Ruang Isolasi

SHARE
Bupati Bangkalan R Abd Latief Amin Imron bersama Forkopimda saat mengecek langsung Gedung BLK yang dipersiapkan untuk ruang isolasi pemudik (Foto:Pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Antisipasi penyebaran covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Madura, Jawa Timur beserta Forum Komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) tinjau langsung tempat isolasi di balai latihan kerja (BLK) yang akan digunakan sebagai tempat isolasi bagi pemudik, Selasa (7/4/2020).

BLK yang terletak di Jalan Halim Perdana Kusuma tersebut memiliki kamar 20 kamar yang terdiri dari 10 kamar untuk pria, 10 kamar untuk wanita dan disetiap kamar memiliki 1 ranjang susun yang dapat menampung 2 orang.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menuturkan, BLK tersebut dinilai cukup layak untuk di tempati sebagian tempat isolasi pemudik yang dinilai memiliki gejela awal terinfeksi virus corona.

Baca Juga:  Doakan Indonesia Bebas Covid-19, DPRD dari PKB Pamekasan Ini Bagikan Masker dan Handsanitizer

“Tempat ini kami angap cukup layak untuk di gunakan sebagian tempat isolasi, disini terdapat 10 kamar untuk pria dan 10 untuk wanita yang di mana setiap kamar memiliki ranjang susun yang berkapasitas 2 orang,” terang dia.

Meski demikian, pihaknya masih akan melakukan perbaikan seperti plafon dan beberapa fasilitas lain untuk lebih maksimal. Rencananya, BLK itu hanya dipakai jika balai diklat yang sudah disiapkan sebelumnya sudah penuh oleh ODP yang memiliki gejala-gejala awal.

Baca Juga:  Covid-19 Eksis, Ekonomi Masyarakat Turun Drastis

“Meskipun layak tetapi harus ada perbaikan yang di lakukan seperti ada plafon yang sudah jatuh dan saluran air,” ungkap dia.

Sebelumnya, Bupati Bangkalan, R Abd Latief Amin Imron melakukan pengecekan Gedung Balai Diklat Kabupaten setempat. Balai iti rencananya akan dijadikan ruang isolasi pemudik menjelang lebaran.

Gedung tersebut memiliki sekitar 26 kamar tidur yang sudah difasilitasi kamar mandi dan beberapa fasilitas kesehatan. Nantinya, para pemudik yang diisolasi digedung tersebut akan diawasi oleh petugas medis. (lif/ah/wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here