Home Daerah Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Muhammad Ali Ridho Ingatkan Indonesia Negara Majemuk

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Muhammad Ali Ridho Ingatkan Indonesia Negara Majemuk

SHARE
Anggota DPR-RI Fraksi Partai Golkar, Muhammad Ali Ridhosaat menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Rumah Makan Joglo, Kecamatan Socah, Foto:Pojoksuramadu.com

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Anggota DPR-RI Fraksi Partai Golkar, Muhammad Ali Ridha menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, Senin (16/11/2020).

Acara yang digelar di rumah makan Joglo, Kecamatan Socah tersebut menerapkan protokol kesehatan dan turut dihadiri Ketua KPU Bangkalan Zainal Arifin, akademisi UTM Dr. Syafik SH,MH serta Ketua KONI Bangkalan Fauzan Jakfar.

Dalam kesempatannya, Muhammad Ali Ridha memaparkan bahwa pemahaman tentang 4 Pilar Kebangsaan sangat penting bagi Bangsa Indonesia, sebab Indonesia merupakan negara yang luas dan merupakan masyarakat majemuk.

Baca Juga:  7000 Blangko E-KTP Tersedia, Disdukcapil Sampang Tak Keluarkan Suket

“Negara indonesia begitu luas dan begitu majemuk. Dari itu maka diperlukan sebuah konsepsi yang luas untuk menopang dan menjaga kemajemukannya,” katanya.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) di Indonesia lebih dari 1 ribu suku berikut dengan bahasanya serta terdapat 16 ribu lebih pulau. Sehingga perlu adanya perekat agar tidak tercerai berai.

“Nilai nilai luhur ini harus dipahami seluruh masyarakat indonesia agar dipakai sebagai pedoman dan perekat agar tidak bercerai berai. 4 pilar ini diharapkan menjadi negara yang makmur aman sejahtera dan bermartabat,” imbuh Ali Ridha.

Baca Juga:  Ini Tanggapan Kadisdik Bangkalan Soal Mahasiswa yang Ingin Audensi

Sementara itu pemateri dalam sosialisasi tersebut, Dr. Syafik menjelaskan bahwa MPR memasukkan sosialisasi 4 pilar sebagai kegiatan yang harus dilakukan setiap anggotanya.

“Untuk membentengi ideologi bangsa kita dari potensi rong-rongan ideologi luar, baik berbasis agama ataupun ekonomi. Misalnya Khilafah, ISIS dan Liberalisme serta Kapitalisme juga Komunisme,” jelasnya. (Fathur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here