Home Daerah Cegah Terjadinya Pungli, Saber Pungli Bangkalan Sosialisasikan Perpres 87 Tahun 2016

Cegah Terjadinya Pungli, Saber Pungli Bangkalan Sosialisasikan Perpres 87 Tahun 2016

SHARE
Sosialisasi Saber Pungli di Aula NHM Foto : Pojoksuramadu.com

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Dalam mencegah dan memberantas Pungutan Liar (Pungli), satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur menggelar sosialisasi.

Sosialisasi dalam memperingati hari anti korupsi sedunia, membahas tentang Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tahun 2016 dan diikuti pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) setempat.

Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan, Muhni dalam kesempatannya mengatakan, penting kegiatan sosialisasi dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

“Kami sangat mendukung, tadi sudah disampaikan oleh semua narasumber soal pencegahan dengan harapan tidak ada penindakan,” kata Muhni, Rabu (24/11/2021).

Baca Juga:  OPD Dinilai Tak Produktif, Pemkab Sumenep Didemo

Sementara Kepala Inspektorat Bangkalan selaku satgas Saber Pungli Bangkalan, Joko Supriyono menjelaskan, bahwa Saber Pungli terdiri dari tim dan dibagi dalam Pokja-Pokja didalamnya.

“Ada pokja intelijen, ada pokja penindakan, pencegahan, yustisi dan ahli. Sejauh ini kita mengedepankan pencegahan, sehinga jika sudah tidak ada laporan dan temuan pencegahan kita sudah berjalan dengan baik,” jelasnya.

Disamping langkah pencegahan yang dikedepankan lanjut Joko, jika memang ada Pungli tindakan tegas akan dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga:  Pemkab Bangkalan Terima Bantuan Beras dan Masker Dari Indomart 

“Di tahun 2020 hingga 2021 tidak ada laporan mengenai adanya pungli. Mungkin dengan semakin baiknya sistem berhasil menutup lubang-lubang yang berpotensi adanya pungli,” lanjutnya.

Dilain pihak Ketua Satgas Pungli, Wakapolres Bangkalan melalui Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo tahun 2021 ada 2 kasus korupsi yang ditangani.

“Yang sudah P21 satu kasus sedangkan satunya lagi sudah naik sidik. Yang P21 dana desa dan PKH saat ini masih berjalan proses penyidikannya,” tandasnya. (Fathur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here