Home Daerah Debat Publik Pilkada Sumenep 2020 Putaran Kedua, Kiai Ali Fikri Singgung PT...

Debat Publik Pilkada Sumenep 2020 Putaran Kedua, Kiai Ali Fikri Singgung PT WUS

SHARE
Suasana debat II Pilkada Sumenep, Foto:Istimewa

POJOKSURAMADU.COM, Sumenep – KPU Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menggelar debat publik putaran kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020, Senin 23/11/2020 kemarin.

Debat yang berlangsung di salah satu hotel di jantung Kota Sumekar ini mengusung tema “Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Daerah di Tengah Pandemi Covid-19”.

Pantauan media ini pada segmen ke-4 sesi ke dua, Calon Wakil Bupati Sumenep nomor urat 2 Kiai Ali Fikri sempat menyinggung soal BUMD khususnya PT Wira Usaha Sumekar (WUS).

Kiai Ali Fikri menanyakan kepada Calon Bupati Sumenep nomor urut 1 Ahmad Fauzi tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Sumenep, khususnya PT WUS agar ke depan bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Ajak Umat Islam Sempurnakan Akhlak Sambut Maulid Nabi

“Ada empat BUMD di Kabupaten Sumenep, ada BPRS, PD Sumekar, PT. WUS, dan Sumekar Line. Berkenaan dengan PT WUS ini, yang mengelola PI (Participating Interest) Migas, berapa pendapatan PT WUS ke daerah? Karena pak Fauzi pernah menjabat  PT. WUS di kantor perwakilan Jakarta,” ungkapnya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Calon Bupati Sumenep nomor urut 1 yang kembali tampil single fighter mengatakan, di Sumenep itu ada empat BUMD yang diantaranya yakni PT WUS yang sudah berdiri sejak tahun 2016, dan berbicara kontribusi, PT WUS sudah memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

“Baik, ini pertanyaan yang membangun bagi saya, bagaimana kecintaan paslon nomor 2 untuk Sumenep. Ada 4 BUMD di Sumenep, ada BPRS yang bergerak di bidang keuangan, PD Sumekar bergerak dibidang barang dan jasa, Sumekar Line bergerak dibidang transportasi, dan PT. WUS bergerak dibidang energi. Yang ditanyakan pak Kiai tadi, kontribusi PT. WUS pada Pemerintah daerah. Alhamdulillah, PT. WUS sejak 2016 memberikan kontribusi 5-6 Milyar pada daerah,” paparnya.

Baca Juga:  Opersi Zebra 2020, Ini Tujuh Jenis Pelanggaran yang Disasar

Dilain hal, soal Audit BPK pada PT WUS yang dinilai bermasalah dengan hukum, disinggung pasangan calon nomor urut 2 dan Kiai Ali Fikri saat ditanya soal audit BPK oleh media ini

“Saya kira, itu tugas pihak penegak hukum dan pihak yang berwenang,” singkat Fauzi. (Bambang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here