Home Budaya Gunakan Bahasa Madura, Pemkab Pamekasan Gelar Apel Hari Jadi ke-491

Gunakan Bahasa Madura, Pemkab Pamekasan Gelar Apel Hari Jadi ke-491

SHARE
Bupati Pamekasan saat memimpin apel Hari Jadi Pamekasan ke-491

POJOKSURAMADU.COM, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menggelar apel peringatan Hari Jadi Kabupaten Pamekasan ke-491 di Halaman Kantor Pemkab setempat, Jl Kabupaten 107 Pamekasan, Senin (22/11/2021).

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memimpin apel dengan menggunakan bahasa madura saat menyampaikan sambutan di hadapan para peserta. Adapun para peserta upacara menggunakan baju adat bangsawan Madura. Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Hal ini merupakan tradisi yang kami lakukan setiap tahun, sekaligus sebagai upaya kami untuk selalu melestarikan bahasa dan budaya Madura, khususnya di kabupaten Pamekasan,” kata Badrut Tamam.

Baca Juga:  Napi Lapas Kelas II A Pamekasan Sujud Sukur Setelah Bebas Demi Covid-19

Menurut Baddrut Tamam, apel Hari Jadi Pamekasan baru digelar hari ini lantaran pada 4 November lalu, Kabupaten Pamekasan sedang ditunjuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran.

“Sebenarnya Hari Jadi Ke-491 Kabupaten Pamekasan pada pekan pertama November, hanya saja pada saat itu bersamaan dengan ajang MTQ Jatim 2021 yang digelar di Pamekasan sebagai tuan rumah. Sehingga Hari Jadi kita rayakan pada hari ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Produk IKM Madura Sukses Masuk Pasar Retail Modern

Dari itu pihaknya berharap dengan bertambahnya usia kabupaten Pamekasan, nantinya dapat membawa perubahan lebih baik bagi seluruh masyarakat di daerah yang dipimpinnya. Sebelumnya Pemkab Pamekasan, bersama DPRD setempat, juga sudah melaksanakan Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Harjad Ke-491 Kabupaten Pamekasan, di Gedung DPRD Setempat, beberapa waktu lalu.

Bahkan dalam rapat paripurna di Gedung Wakil Rakyat di Jl Kabupaten 107 Pamekasan, juga dilaksanakan dengan menggunakan bahasa Madura. Sekalipun dilaksanakan tanpa dengan kegiatan upacara. (Hasibuddin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here