Home Daerah Hasil Test DNA Identik, RSUD MA Serahkan Bayi Kepada Keluarganya.

Hasil Test DNA Identik, RSUD MA Serahkan Bayi Kepada Keluarganya.

SHARE
Caption: kapolres Sumenep di dampingi Direktur RSUD MA dan Orang Tua bayi yang diduga tertukar. (Foto: pojoksuramadu.com)
Caption: kapolres Sumenep di dampingi Direktur RSUD MA dan Orang Tua bayi yang diduga tertukar. (Foto: pojoksuramadu.com)

POJOKSURAMADU. COM, Sumenep-Setelah menunggu hampir 4 bulan lamanya Akhirnya hasil tes DNA kasus dugaan bayi tertukar di Sumenep, Madura, Jawa Timur, keluar.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Sumenep, saat jumpa pers di Mapolres setempat, dan mengatakan bahwa hasil test DNA tersebut identik dengan orang tuanya.

“Alhamdulilah setelah dilakukan test DNA oleh Polda Jatim pada tanggal 1 Desember 2020, hari ini hasil tes DNA tersebut keluar dan hasilnya identik dengan orang tuanya, ” Jelas AKBP. Darman. Senin (08-02-2021)

AKBP Darman menuturkan, hasil tersebut tidak bisa dibantahkan dengan alasan apapun dan pihaknya berharap untuk keluarga agar bisa logowo.

Baca Juga:  Kinerja Tak Maksimal, DPRD Bangkalan Akan Panggil Forum CSR

“Puji syukur keluarga bayi tersebut sudah menerima hasil DNAnya dan menerima dengan lapang dada, ” Pungkasnya

Terpisah, Direktur RSUD Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa pihak Rumah Sakit mempersilakan kapan saja untuk pengambilan bayi tersebut oleh orang tuanya

“Saya pribadi ingin orang tuanya secepatnya mengambil bayi itu di Rumah Sakit,” katanya

Advertisement

Erliyati, menyampaikan bahwa dalam proses pengambilan bayi tersebut, harus didampingi oleh pihak kepolisian supaya kedepannya tidak ada lagi permasalahan seperti yang sudah terjadi ini.

“Tadi bayinya sudah diambil, dan orang tuanya sudah menandatangi surat berita acara disaksikan langsung oleh Kasatreskrim Polres Sumenep,” tutupnya.

Baca Juga:  Jalin Sinergitas, LBH dan DPC KPK Sambangi Kasat Reskrim Polres Sumenep

Diberitakan sebelumnya, pada bulan November 2020 terjadi dugaan kasus tertukarnya bayi yang ada di RSUD. Moh. Anwar Sumenep.

Anak dari pasangan Subroto dan Nurma ningsih warga Dusun Rambut, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep diduga ditukar , karena 3 hari setelah dilahirkan rambut putrinya mendadak menjadi lebat.

Padahal sebelum itu rambut bayi nya belum tumbuh. Dan mencurigai bayinya sengaja ada yang menukar sehingga Subroto mengajukan laporan ke Polres Sumenep atas dugaan bayinya yang ditukar. (Bambang)

Advertisement
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here