JAKARTA – Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, menghadiri persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Roy Suryo sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Kehadiran Jokowi dalam persidangan tersebut langsung menarik perhatian. Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah ketika dirinya memperlihatkan sejumlah dokumen pendidikan yang dimiliki, mulai dari ijazah sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Di hadapan persidangan, Jokowi menunjukkan ijazah dari empat jenjang pendidikan, yakni Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), serta ijazah sarjana dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dokumen-dokumen tersebut diperlihatkan di tengah proses hukum yang berkaitan dengan polemik tuduhan mengenai keaslian ijazah mantan kepala negara tersebut.
Persoalan ijazah Jokowi memang telah lama menjadi perbincangan masyarakat. Isu yang berkembang kemudian berujung pada proses hukum yang turut menyeret Roy Suryo ke meja persidangan.
Jokowi Perlihatkan Dokumen Pendidikan dari SD hingga UGM
Momen penunjukan ijazah berlangsung ketika Jokowi menghadiri agenda persidangan di PN Jakarta Timur. Sebagaimana terlihat dalam tayangan YouTube Tribunnews, sejumlah dokumen pendidikan dibawa dan diperlihatkan langsung oleh mantan presiden tersebut.
Ijazah yang ditunjukkan meliputi dokumen kelulusan dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga pendidikan sarjana di Universitas Gadjah Mada.
Perhatian pengunjung sidang pun tertuju pada dokumen yang diperlihatkan. Sejumlah orang berusaha melihat lebih dekat ijazah tersebut, mengingat dokumen pendidikan Jokowi selama ini menjadi salah satu pokok perdebatan di ruang publik.
Ijazah sarjana dari UGM menjadi salah satu yang paling menyita perhatian karena berkaitan langsung dengan polemik mengenai riwayat pendidikan Jokowi.
Pengunjung Ramai-ramai Ingin Menyaksikan Ijazah
Suasana di ruang persidangan sempat berubah ramai ketika sejumlah pengunjung menunjukkan antusiasme untuk melihat dokumen pendidikan Jokowi.
Sorakan terdengar dari beberapa orang yang berada di lokasi. Mereka berusaha mendapatkan pandangan lebih jelas terhadap ijazah yang diperlihatkan, sehingga situasi ruang sidang sempat kurang kondusif.
Kerumunan pengunjung yang ingin menyaksikan dokumen tersebut secara langsung membuat perhatian sebagian orang teralihkan dari agenda persidangan.
Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling menarik perhatian dalam jalannya sidang, mengingat isu ijazah Jokowi masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Petugas Pengadilan Berusaha Mengendalikan Situasi
Melihat kondisi ruang sidang yang semakin ramai, pihak pengadilan berupaya mengatur kembali situasi agar proses persidangan tidak terganggu.
Penertiban dilakukan untuk mengendalikan antusiasme pengunjung yang berdesakan ingin melihat ijazah Jokowi dari jarak lebih dekat.
Upaya menjaga ketertiban tersebut diperlukan agar agenda persidangan tetap berlangsung sesuai prosedur dan tidak terganggu oleh keramaian di dalam ruangan.
Kehadiran Jokowi Kembali Menarik Perhatian dalam Kasus Roy Suryo
Kehadiran Jokowi dalam persidangan Roy Suryo di PN Jakarta Timur menjadi salah satu perkembangan yang mendapat perhatian luas.
Bukan hanya kedatangan mantan presiden tersebut, penampilan sejumlah ijazah dari tingkat SD hingga S1 juga menjadi sorotan tersendiri.
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, polemik mengenai dokumen pendidikan Jokowi kembali menjadi pembahasan publik.
Sementara itu, keramaian yang sempat terjadi di ruang sidang memperlihatkan besarnya perhatian masyarakat terhadap perkara tersebut.
Persidangan ini menjadi salah satu momen penting dalam perkembangan kasus dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan polemik ijazah Jokowi.


