Pojoksuramadu.com, Bangkalan – 25 Juli 2026 – Kelompok KKN 05 Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) secara resmi mengakhiri rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui acara Penutupan KKN sekaligus Peresmian Website Desa Karang Entang yang diselenggarakan di SDN Karang Entang, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, pada Sabtu (25/7).
Acara tersebut menjadi penutup penuh makna setelah kurang lebih satu bulan mahasiswa mengabdi dan melaksanakan berbagai program kerja di tengah masyarakat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan begitu terasa sejak awal hingga akhir kegiatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Karang Entang beserta perangkat desa, keluarga besar SDN Karang Entang dan SMPN 2 Karang Entang, siswa siswi serta masyarakat Desa Karang Entang. Kehadiran para tamu undangan menunjukkan dukungan yang besar terhadap kegiatan pengabdian mahasiswa selama berada di desa. Masyarakat pun memadati lokasi acara dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala Desa Karang Entang yang menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN 05 atas dedikasi dan kerja kerasnya selama mengabdi di desa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN 05 Universitas Trunodjoyo Madura yang telah memberikan kontribusi nyata bagi Desa Karang Entang.
Program unggulan berupa pembangunan dua unit rocket stove di sebelah Balai Desa Karang Entang dan Dusun Cangkreng, pembangunan tiga Rumah Burung Hantu (Rubuha) di area persawahan sebagai upaya pengendalian hama, serta pengembangan Website Desa Karang Entang merupakan inovasi yang sangat bermanfaat. Kami berharap seluruh program tersebut dapat terus dimanfaatkan, dirawat, dan dikembangkan sehingga menjadi langkah awal bagi kemajuan Desa Karang Entang di masa mendatang,” ujar Kepala Desa Karang Entang.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula peresmian Website Desa Karang Entang sebagai salah satu inovasi digital yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN 05 Universitas Trunodjoyo Madura. Website tersebut diharapkan mampu menjadi media penyebaran informasi desa, promosi potensi lokal, serta mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Peresmian website menjadi simbol kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung transformasi digital di tingkat desa.
Ketua Kelompok KKN 05 Universitas Trunodjoyo Madura, Revansa Aldi Pratama, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh seluruh masyarakat selama pelaksanaan KKN. ”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa, seluruh pihak sekolah, dan masyarakat Desa Karang Entang yang telah menerima serta mendukung kami selama menjalankan program KKN.
Kami juga memohon maaf apabila selama mengabdi terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan di hati masyarakat. Semoga seluruh program yang telah kami laksanakan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, dan pengalaman selama berada di Desa Karang Entang akan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami semua,” ujar Revansa Aldi Pratama, Ketua KKN 05 Universitas Trunodjoyo Madura.
Sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang telah terjalin, mahasiswa KKN 05 Universitas Trunodjoyo Madura menyerahkan cendera mata berupa plakat kepada Pemerintah Desa Karang Entang yang diterima langsung oleh Kepala Desa.
Penghargaan juga diberikan kepada SDN Karang Entang dan SMPN 2 Karang Entang atas dukungan dan kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan mengajar serta berbagai program edukatif selama masa KKN. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi simbol terjalinnya hubungan baik antara perguruan tinggi, sekolah, dan pemerintah desa.

Kemeriahan acara semakin terasa melalui berbagai penampilan seni yang dibawakan oleh siswa-siswi SDN Karang Entang berupa tari dan lagu, serta penampilan tari dari siswi SMPN 2 Karang Entang.
Seluruh penampilan berlangsung dengan sangat baik sehingga berhasil memukau tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Tepuk tangan meriah serta sorakan penuh semangat terus mengiringi setiap penampilan sebagai bentuk apresiasi terhadap bakat dan kreativitas para siswa.

Selain pentas seni, panitia juga mengadakan pembagian doorprize melalui undian kupon yang telah dibagikan kepada masyarakat. Antusiasme warga begitu tinggi hingga seluruh kupon yang disediakan habis terbagikan sebelum acara dimulai. Suasana semakin meriah ketika nomor kupon pemenang diumumkan oleh pembawa acara dan disambut sorak gembira serta senyum bahagia dari masyarakat.
Menjelang penutupan acara, seluruh tamu undangan menyaksikan penayangan after movie KKN 05 Universitas Trunojoyo Madura yang menampilkan rangkaian kegiatan pengabdian selama satu bulan di Desa Karang Entang.
Video tersebut disambut antusias oleh para hadirin dan menghadirkan suasana haru. Momen kebersamaan yang ditampilkan membuat sebagian mahasiswa KKN dan beberapa warga tak kuasa menahan air mata, sebagai wujud rasa kekeluargaan dan kenangan indah yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN.
Wakil Ketua Kelompok KKN 05 Universitas Trunodjoyo Madura, Adi Ardiansyah, menyampaikan bahwa keberhasilan seluruh program kerja tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Desa, pihak sekolah, serta masyarakat Desa Karang Entang. ”Keberhasilan seluruh program kerja KKN 05 tidak akan terwujud tanpa dukungan dan kerja sama yang luar biasa dari Pemerintah Desa, pihak sekolah, dan seluruh masyarakat Desa Karang Entang.
Kami berharap Website Desa, rocket stove, dan Rumah Burung Hantu (Rubuha) dapat terus dimanfaatkan, dirawat, dan dikembangkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Semoga sinergi yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN dapat terus berlanjut meskipun masa pengabdian kami telah berakhir,” ujar Adi Ardiansyah, Wakil Ketua KKN 05 Universitas Trunodjoyo Madura.

Melalui rangkaian acara yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, KKN 05 Universitas Trunodjoyo Madura berharap seluruh program yang telah dilaksanakan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi Desa Karang Entang.
Penutupan ini bukanlah akhir dari hubungan yang telah terjalin, melainkan awal dari sinergi yang terus berlanjut antara kampus dan masyarakat. Momen tersebut menjadi bukti bahwa semangat pengabdian, inovasi, dan kolaborasi dapat menghadirkan perubahan positif bagi kemajuan desa.


