kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

Mahasiswa KKN 15 Universitas Trunojoyo Madura Tingkatkan Literasi Digital dan Kemampuan Bahasa Inggris Anak di Desa Dharma Tanjung

Pojoksuramadu.com, Sampang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terus melaksanakan berbagai program edukatif sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Melalui kegiatan yang menyasar berbagai jenjang pendidikan, mahasiswa KKN 15 berupaya meningkatkan literasi digital sekaligus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris anak-anak sejak dini.

Pada Senin, 20 Juli 2026, antusiasme siswa SMP dan SMA Dharma Tanjung dalam mengikuti kegiatan edukasi menjadi semangat tersendiri bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) untuk melaksanakan sosialisasi bertema “Stop Bullying dan Pentingnya Boundaries“.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN berbasis digital yang tidak hanya memberikan edukasi mengenai bahaya perundungan, tetapi juga mengenalkan bentuk-bentuk bullying di dunia digital (cyberbullying) yang kini semakin sering terjadi di media sosial dan platform komunikasi daring, seperti tindakan mengolok-olok di kolom komentar (flaming), teror pesan teks (harassment), hingga penyebaran data pribadi tanpa izin (doxxing).

Selain materi perundungan, mahasiswa KKN 15 memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menjaga batasan diri (personal boundaries), yang dibagi menjadi tiga aspek utama: batasan fisik (menghargai ruang personal), batasan emosional (berani berkata “tidak” terhadap hal yang membuat tidak nyaman), dan batasan digital (menjaga privasi akun).

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa memberikan pemahaman kepada para remaja tentang pentingnya menggunakan teknologi secara bijak, menghargai batasan diri (personal boundaries) maupun orang lain, serta menciptakan lingkungan digital yang aman, nyaman, dan saling menghormati. 

Setelah seluruh materi dipaparkan, mahasiswa KKN 15 mengadakan sesi kuis interaktif berhadiah untuk menguji pemahaman anak-anak secara langsung.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan menyimak materi secara saksama, aktif mengajukan pertanyaan, serta berpartisipasi dalam sesi diskusi, tanya jawab, dan kuis tersebut.

Mereka tampak senang karena mendapatkan wawasan baru mengenai etika berinteraksi di dunia digital, khususnya tentang cara mengenali, mencegah, dan menghadapi cyberbullying. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa para siswa memiliki kepedulian untuk menjadi pengguna teknologi yang cerdas, bertanggung jawab, dan mampu membangun lingkungan pergaulan, baik secara langsung maupun di media digital, yang lebih positif dan bebas dari tindakan perundungan.

Selanjutnya, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dasar, mahasiswa KKN 15 melaksanakan program English Fun bagi anak-anak sekolah dasar di Desa Dharma Tanjung pada tanggal 23 juli 2026.

Program ini dirancang sebagai ruang belajar bahasa Inggris yang interaktif dan menyenangkan melalui berbagai aktivitas seperti ice breaking, permainan edukatif, praktik percakapan sederhana, serta penyampaian materi dasar seperti greetings, selfintroduction, dan daily activities.

Pendekatan belajar yang menyenangkan diterapkan agar peserta lebih mudah memahami materi sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris.

Kegiatan diawali dengan permainan dan aktivitas pemanasan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih akrab dan interaktif. Selanjutnya, peserta diajak mempraktikkan cara memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris, menyebutkan aktivitas sehari-hari, serta melakukan percakapan sederhana bersama teman-teman mereka. Metode pembelajaran ini membuat anak-anak lebih berani berbicara dan aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.

Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap sesi pembelajaran, menjawab pertanyaan, serta mencoba menggunakan kosakata dan ungkapan bahasa Inggris yang telah dipelajari. Suasana belajar yang menyenangkan membuat anak-anak lebih percaya diri untuk mencoba berbicara meskipun masih dalam tahap belajar.

Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN 15 Universitas Trunojoyo Madura berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Dharma Tanjung.

Edukasi mengenai literasi digital diharapkan mampu membentuk generasi yang bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi, sedangkan program English Fun menjadi langkah awal untuk menumbuhkan minat belajar bahasa Inggris sejak usia dini.

Kedua kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi peserta serta mendukung terciptanya generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan zaman.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img