Home Kesehatan Marak Pasien Dirujuk Ke Faskes Swasta, Komisi D Sebut Akan Ada Sangsi...

Marak Pasien Dirujuk Ke Faskes Swasta, Komisi D Sebut Akan Ada Sangsi Tegas

SHARE
Komisi D DPRD Bangkalan saat melakukan sosialisasi di Puskesmas, Foto:Pojoksuramadu.com

POJOKSURAMADU.COM, Bangkalan – Banyaknya keluhan masyarakat perihal Bidan Desa yang menggiring pasien hendak melahirkan ke Fasilitasi Kesehatan (Faskes) Swasta, Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan lakukan sosialisasi ke Puskesmas.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nurhasan menegaskan bahwa Bidan Desa tidak boleh bekerja atas dasar pesanan dari Faskes tertentu yang menyebabkan adanya penggiringan pasien.

“Kalau memang harus masuk ke Faskes rujukan seperti Puskesmas, maka antar dengan baik dan layani dengan baik. Jika Puskesmas sudah tidak bisa diteruskan ke Rumah Sakit,” katanya, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga:  Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Sumenep Meningkat, Warga Diminta Tetap Disiplin

Menurutnya, sebanyak 22 Puskesmas se-Bangkalan akan dilakukan sosialisasi sebab jika praktek penggiringan pasien terbukti dilakukan maka akan ada sangsi yang berlaku.

“Jika terbukti ada kesan menggiring atau membujuk, nanti akan kami rumuskan dengan Dinkes. Yang jelas akan ada sangsi tegasnya,” imbuh Nurhasan.

Baca Juga:  Pemotongan Kapal di Kamal Cemari Lingkungan, DLH Bangkalan: Kewenangan DLH Provinsi

Sementara itu wakil kepala Puskesmas Bangkalan, Moh. Syafi’i memaparkan kunjungan Komisi D berkenaan dengan evaluasi tugas dan fungsi bidan dan perawat.

“Diharapkan kedepannya pelayanan terhadap masyarakat diutamakan memenuhi hak pasien, tidak boleh ada penggiringan pasien untuk dirujuk ke Faskes tertentu,” pungkasnya. (Fathur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here