kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

Penutupan KKN 31 Universitas Trunojoyo Madura Dirangkai dengan Peresmian EcoFlame Movement Berbasis IoT di Desa Bandungan

Pojoksuramadu.com, Pamekasan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 31 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar acara Peresmian Program EcoFlame Movement Berbasis Internet of Things (IoT) yang dirangkaikan dengan penutupan KKN pada Kamis (24/7/2026) di Aula Yayasan Tarbiyatul Mubtadiin, Desa Bandungan, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala Desa Bandungan beserta perangkat desa, Kepala Yayasan Tarbiyatul Mubtadiin, serta masyarakat Desa Bandungan.

Program ini merupakan solusi atas permasalahan pengelolaan sampah di Desa Bandungan yang masih belum optimal. Sebagian masyarakat masih melakukan pembakaran sampah secara terbuka tanpa pengelolaan yang tepat sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.

Kegiatan diawali dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol diresmikannya Program EcoFlame Movement oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) didampingi Kepala Desa Bandungan.

Peresmian tersebut menandai dimulainya pemanfaatan inovasi pembakaran sampah minim polusi yang dikembangkan mahasiswa KKN Kelompok 31 sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Bandungan.

Masyarakat yang hadir menyambut baik inovasi tersebut dan berharap program ini dapat menjadi alternatif dalam menjaga kebersihan lingkungan desa.

Setelah prosesi peresmian, mahasiswa KKN memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang benar, meliputi pemilahan sampah, dampak pembakaran terbuka, serta manfaat penggunaan EcoFlame sebagai solusi pembakaran sampah minim polusi. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan website EcoFlame Movement berbasis Internet of Things (IoT) sebagai media informasi, edukasi, dan pemantauan alat secara digital. Inovasi ini mendukung pengelolaan sampah yang lebih modern, mudah diakses, dan berkelanjutan di Desa Bandungan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan alat EcoFlame Movement kepada masyarakat. Mahasiswa memperagakan cara mengoperasikan alat mulai dari proses memasukkan sampah, teknik pembakaran yang benar agar menghasilkan asap yang lebih minim, hingga cara mengakses website melalui telepon genggam.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai cara kerja alat, manfaat website, serta peluang penerapan inovasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Koordinator Desa KKN Kelompok 31 Universitas Trunojoyo Madura menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya seluruh program kerja selama masa pengabdian di Desa Bandungan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bandungan, Yayasan Tarbiyatul Mubtadiin, dan seluruh masyarakat yang telah menerima serta mendukung mahasiswa sejak awal pelaksanaan KKN.

“Kami berharap EcoFlame Movement dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai salah satu solusi dalam pengelolaan sampah yang lebih baik. Semoga program ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Bandungan,” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Desa Bandungan yang mengapresiasi dedikasi mahasiswa KKN Kelompok 31 selama melaksanakan pengabdian di desa. Menurutnya, berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui inovasi EcoFlame Movement yang menjawab kebutuhan desa dalam pengelolaan sampah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 31 Universitas Trunojoyo Madura atas dedikasi dan kontribusinya selama berada di Desa Bandungan. Semoga inovasi EcoFlame Movement dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Yayasan Tarbiyatul Mubtadiin atas terselenggaranya kegiatan peresmian dan penutupan KKN di aula yayasan. Ia menilai mahasiswa KKN tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi selama masa pengabdian.

 “Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 31 Universitas Trunojoyo Madura yang telah mempercayakan Aula Yayasan Tarbiyatul Mubtadiin sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dunia pendidikan di Desa Bandungan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa atas semangat, kerja keras, dan kekompakan selama melaksanakan KKN. Menurutnya, EcoFlame Movement menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan menjadi inovasi yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap pengalaman selama KKN menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berkarya, mengabdi, dan menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat di mana pun berada,” tuturnya.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN menyerahkan secara simbolis alat EcoFlame Movement beserta website berbasis IoT kepada Pemerintah Desa Bandungan. Penyerahan tersebut menjadi wujud komitmen agar inovasi yang telah dikembangkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat setelah masa KKN berakhir.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cendera mata, ramah tamah, dan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya pengabdian KKN Kelompok 31 Universitas Trunodjoyo Madura di Desa Bandungan dengan harapan EcoFlame Movement dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img