kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

Perkuat Peran Orang Tua , KKN UTM 31 Selenggarakan Psikoedukasi Tumbuh Kembang Anak

Pojoksuramadu.com, Pamekasan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 31 Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) menyelenggarakan kegiatan Psikoedukasi Tumbuh Kembang Anak pada Jumat (17/7/2026) di Aula Yayasan Tarbiyatul Mubtadiin, Desa Bandungan, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan ini diikuti oleh para ibu yang memiliki anak usia dini hingga usia sekolah sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya pola asuh dalam mendukung tumbuh kembang anak. Program tersebut merupakan salah satu upaya mahasiswa KKN untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter dan perkembangan anak.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelompok 31 Universitas Trunodjoyo Madura. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa orang tua merupakan pendidik pertama sekaligus teladan utama bagi anak sehingga memiliki peran besar dalam membentuk karakter sejak usia dini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar bersama bagi para orang tua agar semakin memahami pentingnya pola asuh yang baik serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujarnya.

Baca juga : Penutupan KKN 31 Universitas Trunojoyo Madura Dirangkai dengan Peresmian EcoFlame Movement Berbasis IoT di Desa Bandungan

Memasuki sesi inti, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai konsep pola asuh dan tumbuh kembang anak. Materi yang disampaikan mencakup pengertian pola asuh, jenis-jenis pola asuh, faktor-faktor yang memengaruhi pola asuh, serta pentingnya membangun komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak. Selain itu, peserta juga diajak memahami bahwa keseimbangan antara kasih sayang, perhatian, dan kedisiplinan akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab.

Suasana kegiatan berlangsung dengan hangat dan penuh antusiasme sejak awal hingga akhir acara. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dengan menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai pengalaman mereka dalam mendampingi tumbuh kembang anak, mulai dari cara menghadapi anak yang sulit diatur hingga membangun komunikasi yang efektif di lingkungan keluarga. Interaksi tersebut menjadikan kegiatan tidak hanya sebagai penyampaian materi, tetapi juga sebagai wadah berbagi pengalaman dan solusi antar peserta.

Sebagai penutup kegiatan, panitia mengajak seluruh peserta mengikuti sesi refleksi dengan menuliskan pesan dan kesan selama menjadi seorang ibu pada secarik kertas. Melalui kegiatan tersebut, para ibu diberikan kesempatan untuk menuangkan pengalaman, perjuangan, rasa syukur, serta harapan mereka selama mendampingi tumbuh kembang anak. Suasana aula menjadi semakin hangat ketika beberapa peserta secara sukarela membacakan tulisan mereka, yang berisi ungkapan kasih sayang, doa, dan harapan terbaik untuk anak-anak mereka.

Bu Sofi, salah satu wali murid di TK/PAUD Yayasan Tarbiyatul Mubtadiin, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.Menurutnya, materi yang disampaikan mudah dipahami dan sesuai dengan kondisi yang dihadapi para orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Saya jadi lebih memahami bahwa mendidik anak tidak hanya memberikan aturan, tetapi juga harus mendengarkan, memahami, dan mendampingi mereka dengan penuh kasih sayang. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” ujar Bu Sofi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 31 Universitas Trunodjoyo Madura berharap para orang tua di Desa Bandungan semakin memahami pentingnya pola asuh yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang anak. Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan keluarga yang lebih harmonis, nyaman, dan mendukung perkembangan anak secara optimal.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img