Home Daerah RAM-Bangkalan: CSR PHE-WMO Tak Tepat Sasaran

RAM-Bangkalan: CSR PHE-WMO Tak Tepat Sasaran

SHARE
Gambar ilustrasi CSR

POJOKSURAMAMADU.COM, Bangkalan – Ketua Rumah Aspirasi Masyarakat (RAM) Bangkalan, Qomaruddin Sanjaya menilai penyaluran CSR Pertamina Hulu Energi – West Madura Offshore (PHE-WMO) tidak tepat sasaran.

Menurutnya, penyaluran CSR migas tersebut terkesan asal-asalan tanpa melalui perencanaan. Akibatnya, CSR yang disalurkan banyak tidak dirasakan oleh masyarakat.

“Saya dan teman-teman sudah turun ke lapangan. Kami menyimpulkan memang penyaluran CSR itu terkesan tidak direncanakan sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat,” terang dia, Senin (18/1/2020).

Selain itu, ia melihat laporan CSR PHE-WMO tahun 2020 mencurigakan. Misalnya, pelaksanaan kegiatan pelatihan untuk kelompok tani yang menghabiskan anggaran sekitar Rp430 juta.

Baca Juga:  Telat, Bak Sampah CSR PHE-WMO Anggaran 2020 Baru Dibagi

“Padahal ada salah satu desa di pesisir Tanjung Bumi nelayannya tidak mendapat perhatian, ada juga pusat batik di pesisir itu tidak dapat. Harusnya yang jadi prioritas nelayan di pesisir itu,” katanya.

Ia meminta penyaluran CSR tersebut transparan dan prioritaskan daerah terdampak dan penyaluran itu sesuai asas kemanfaatan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Antisipasi Corona, Pemkab Pamekasan Tutup Tempat Wisata

“Seharusnya nelayan yang didahulukan karena memang mata pencahariannya di laut,” ungkap dia.

Diberikan sebelumnya, PHE-WMO tahun 2020 menyalurkan CSR Rp2,3 Miliar untuk kegiatan CSR. Kegiatan tersebut meliputi kegiatan pelatihan, bantuan pendidikan hingga pembangunan infrastruktur pariwisata.

Namun, ada beberapa item dalam laporan itu yang diduga bermasalah, salah satunya lambatnya penyaluran CSR bak sampah untuk sembilan sekolah di Kabupaten Bangkalan.

Sementara itu, Humas PHE-WMO tidak memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. (Hamid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here