Home Daerah Gagas Wisata Kampung Belanda, Bupati Sampang MoU dengan Dirut PT Garam

Gagas Wisata Kampung Belanda, Bupati Sampang MoU dengan Dirut PT Garam

SHARE

POJOKSURAMADU.COM, Sampang – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Dirut PT Garam Ahmad Ardianto berencana menjadikan destinasi wisata Kampung Belanda dan jalan lintas selatan (JLS). Hal itu dilontarkan Bupati Sampang H Slamet Junaidi, Kamis (14/10).

H Idi mengaku pihaknya sudah menandatangani nota kesepakatan kerjasama pemanfaatan aset milik PT. Garam kepada Pemerintah Kabupaten Sampang di Pendapa Trunojoyo, Selasa (12/10/2021), lalu. Turut hadir, Kepala Bappelitbangda Sampang Ir. Hj. Umi Hanik Laila.

“Aset yang dikerjasamakan terkait dengan lahan milik PT Garam yang dilintasi akses Jalan Lintas Selatan, kemudian pemanfaatan Kantor Pemerintah dan pengembangan wisata Kampung Belanda di Kecamatan Torjun,” ungkapnya.

Baca Juga:  Masih Rendah, Tingkat Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Capai 40 Persen

Bupati H Idi menegaskan, pihaknya berharap apa yang telah direncanakan nantinya bisa direalisasikan dengan baik, sehingga dampak dari pemanfaatan lahan tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Sampang. Pasalnya rencana Jalan Lintas Selatan dan Wisata Kampung Belanda bakal mendongkrak perekonomian masyarakat.

Direktur Utama PT Garam Persero, Achmad Ardianto, mengharapkan output dari MoU bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak. Dia mengungkapkan bahwa pada kepemimpinannya memiliki tugas pokok bagaimana melakukan transformasi dan menjaga aset PT Garam, serta membentuk ekosistem garam nasional yang sehat.

“Sekali layar berkembang, pantang mundur sebab jika bersama rakyat maka persoalan apapun akan bisa diselesaikan,” ungkapnya.

Baca Juga:  LPBHNU Sampang akan Proses Hukum

Untuk diketahui, Proyek pembangunan Jalan Lingkar Selatan dan Jembatan Lintas Selatan (JLS) yang direncanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang sudah mulai berjalan. Jasa konsultan manajemen konstruksi untuk proyek tersebut telah dilelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Pagu anggarannya sebesar Rp 3 miliar. Proyek pembangunan jalan lingkar selatan dan jembatan lintas selatan merupakan program prioritas yang pembahasannya dimulai sejak 2019. Dua proyek tersebut dimulai tahun ini dan ditargetkan bisa rampung di 2022 mendatang. (Hasibuddin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here