Kelompok 02 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 2025/2026 Desa Batah Timur melaksanakan kegiatan Eco Green: Sosialisasi Pembuatan Eco Enzyme pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Koanyar, tepatnya di kediaman Bapak Romli selaku Kepala Dusun Koanyar. Program tersebut merupakan salah satu bentuk upaya mahasiswa KKN dalam mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan.
Sasaran utama kegiatan ini adalah para petani dari Dusun Koanyar, Dusun Koandang, dan Dusun Kotalon, dengan harapan mereka dapat memanfaatkan eco enzyme sebagai alternatif pendukung dalam kegiatan pertanian. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala Dusun Koanyar dan Kepala Dusun Kotalon sebagai bentuk dukungan terhadap program yang dilaksanakan mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengetahuan mengenai manfaat eco enzyme, proses pembuatannya, serta berbagai penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada sektor pertanian dan pengelolaan lingkungan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian tujuan program oleh mahasiswa KKN. Dalam sesi sosialisasi, peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian eco enzyme sebagai cairan hasil fermentasi limbah organik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk mendukung kegiatan pertanian dan pengelolaan lingkungan. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa eco enzyme memiliki berbagai manfaat, seperti membantu menyuburkan tanaman, mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia tertentu, serta menjadi salah satu solusi dalam mengurangi volume sampah organik rumah tangga.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait manfaat, cara penggunaan, serta proses pembuatan eco enzyme. Diskusi tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk memahami bagaimana limbah organik yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan pertanian.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco enzyme. Mahasiswa KKN mendemonstrasikan secara langsung tahapan pembuatan eco enzyme, mulai dari persiapan bahan hingga proses pencampuran. Bahan yang digunakan dalam praktik ini terdiri atas limbah organik berupa kulit buah dan sayuran, gula merah, air, serta larutan EM4 yang berfungsi membantu proses fermentasi. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai takaran bahan yang tepat, cara penyimpanan, serta proses fermentasi yang perlu dilakukan hingga menghasilkan eco enzyme yang siap digunakan.
Melalui praktik langsung tersebut, peserta dapat memahami setiap tahapan pembuatan eco enzyme dengan lebih mudah. Mahasiswa KKN juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk terlibat secara langsung dalam proses pencampuran bahan sehingga kegiatan berlangsung lebih interaktif dan aplikatif. Selain itu, peserta memperoleh informasi mengenai berbagai manfaat eco enzyme untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus menjaga kebersihan lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik rumah tangga.
Kegiatan Eco Green: Sosialisasi Pembuatan Eco Enzyme mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Para peserta mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai pengolahan limbah organik yang sederhana, mudah diterapkan, dan memiliki manfaat ekonomi maupun lingkungan. Dukungan dari perangkat dusun yang hadir juga menunjukkan adanya perhatian terhadap upaya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengembangkan praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Kelompok 02 KKN Desa Batah Timur berharap masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh serta mulai memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat. Program ini diharapkan tidak hanya mampu mengurangi jumlah sampah organik di lingkungan sekitar, tetapi juga mendorong terciptanya kebiasaan masyarakat yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dan pengembangan sektor pertanian secara berkelanjutan.


