kerja Sama

Kirim Tulisan

Home

ic_fluent_news_28_regular Created with Sketch.

Berita

ic_fluent_phone_desktop_28_regular Created with Sketch.

Teknologi

Wisata

Pendidikan

Bisnis

Keislaman

ic_fluent_incognito_24_regular Created with Sketch.

Gaya Hidup

Sosial Media

KKN-T UTM Resmi dimulai di Banyoneng laok, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Bersama Masyarakat.

Pojoksuramadu.com, Bangkalan – Mahasiswa kuliah kerja nyata tematik (KKN-T) UNIVERSITAS TRUNODJOYO MADURA (UTM) resmi memulai kegiatan pengabdian di Desa Banyoneng Laok, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (6/10/2026).

Kegiatan pembukaan yang berlangsung di SDN Banyoneng laok 2 tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa selama berada di desa. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Banyoneng Laok beserta perangkat desa, tokoh agama, serta para guru dari SDN Banyoneng Laok1, SDN Banyoneng Laok 2, dan SMPN 4 Satu Atap Banyoneng Laok.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk membangun komunikasi sejak awal dengan pihak-pihak yang selama pelaksanaan KKN akan terlibat dalam berbagai kegiatan, khususnya di bidang pendidikan dan kemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Banyoneng Laok menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN-T UTM. Ia berharap mahasiswa dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan masyarakat serta menjalankan program yang benar-benar sesuai dengan kondisi desa.

“Kami menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN-T UTM. Selama di sini, kami berharap mahasiswa bisa berbaur dengan masyarakat, memahami kondisi yang ada, dan menjalankan program yang memang bisa memberikan manfaat, kami juga berharap adanya KKN-T ini bisa ikut membantu membentuk kedisiplinan anak-anak di sini. Tidak hanya dalam hal belajar, tetapi juga dari kebiasaan sederhana seperti berangkat pagi dan berpakaian sesuai dengan aturan yang berlaku di sekolah.”

Sementara itu, Huzeini selaku koordinator lapangan KKN-T UTM, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN bukan sekadar menjalankan program yang telah disusun mahasiswa. Menurutnya, pelaksanaan KKN-T menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari kondisi di lapangan sekaligus membangun kerja sama dengan pemerintah desa dan pihak sekolah dalam mendukung pelaksanaan program yang telah disiapkan.

“Kami berterima kasih kepada pak klebun, perangkat desa, masyarakat, serta Bapak dan Ibu guru yang sudah menyambut kami dengan hangat. Melalui KKNT Tematik ini, kami berharap bisa ikut berkontribusi dalam bidang pendidikan, khususnya bagi anak-anak di sekolah, dengan tetap mendapat dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat. Semoga program-program yang kami jalankan ke depan bisa memberikan manfaat dan membawa hal positif bagi sekolah, dan anak-anak maupun masyarakat desa”

Dalam pelaksanaannya, KKN-T UTM di Desa Banyoneng Laok akan berfokus pada bidang pendidikan dengan melibatkan beberapa satuan pendidikan yang ada di desa, yaitu SDN Banyoneng Laok 1, SDN Banyoneng Laok 2, dan SMPN 4 Satu Atap Banyoneng Laok. Kegiatan yang dilaksanakan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi siswa di masing-masing sekolah.

Salah satu program yang menjadi fokus mahasiswa adalah pengembangan Village Education Ecosystem sebagai upaya mendukung keberlanjutan pendidikan anak di Desa Banyoneng Laok. Program tersebut diarahkan ntuk melihat pendidikan tidak hanya dari lingkungan sekolah, tetapi juga melalui keterlibatan keluarga dan lingkungan desa.

Selain itu, mahasiswa juga menghadirkan Pojok Literasi yang ditujukan sebagai ruang belajar dan membaca bagi anak-anak. Kegiatan di dalamnya akan diisi dengan pendampingan belajar, aktivitas literasi, permainan edukatif, serta kegiatan lain yang diharapkan dapat meningkatkan minat dan semangat belajar siswa.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah desa agar setiap kegiatan dapat berjalan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Dukungan dari guru, perangkat desa, serta masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program selama kegiatan KKN-T berlangsung.

Melalui pelaksanaan KKN-T Tematik ini, mahasiswa UTM diharapkan tidak hanya dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa serta manfaat yang dapat dirasakan oleh sekolah dan masyarakat Desa Banyoneng Laok.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postigan Populer

spot_img